Kegiatan Evaluasi Kepegawaian Kepada CPNS Lapas Klas I Malang
Agustus 29, 2018
Kolaborasi Senam Poco-Poco di Lapas Klas I Malang yang turut andil memecahkan Rekor Dunia dan Muri Tahun 2018 melalui Poco-Poco Dance Guinness Wordl Record 2018
Agustus 29, 2018
Show all

PELATIHAN PEMBUATAN MINUMAN SARI APEL & KERIPIK JAMUR TIRAM

PELATIHAN PEMBUATAN MINUMAN SARI APEL &  KERIPIK JAMUR TIRAM

        Lembaga pemasyarakatan Klas I Malang yang terkenal dengan sebutan Lapas Lowokwaru ini adalah Lembaga milik negara yang difungsikan untuk menampung para terpidana yang dinyatakan bersalah dan melanggar Undang-undang, munkin sebagian besar pandangan orang dari luar, Lapas adalah tempat yang mengerikan, sel, tembok dan pandangan-pandangan negatif lainnya, tapi perlu kita ketahui bersama Lembaga Pemasyarakatan Klas I Malang yang terkenal dengan sebutan Lapas Lowokwaru ini tidak sepenuhnya seperti yang mereka bayangkan, di Lapas ini terpidanapun diberi kesempatan untuk melakukan aktifitas layaknya bermasyarakat pada umumnya, seperti disediakannya sarana kerja, tempat ibadah, melanjutkan sekolah, olahraga dan lain sebagainya, kegiatan pembinaan tersebut bertujuan untuk memberi motifasi semangat dan pendidikan supaya terpidana atau Warga binaan pemasyarakatan (WBP) lebih mengenal tentang budaya, kecintaan terhadap NKRI, bisa menjadi manusia yang lebih baik dari sebelumnya dan bisa diterima oleh keluarga dan masyarakat pada umumnya.

Hal ini terbukti dari berbagai macam pembinaan yang telah ada dan sudah lama dilaksanakan di lapas ini, yaitu perlombaan olahraga, seprti yang dilansir Team Creative Pada hari selasa tanggal 10 juli 2018 Mengadakan pelatihan keterampilan membuat keripik jamur dan minuman sari apel yang bekerja sama dengan UMKM kota Batu pelopor usaha kecil mandiri yang di adakan di aula serba guna lapas klas I Malang.

Bapak. Farid Junaedi selaku KALAPAS Klas I Malang memberi himbauan kepada seluruh WBP yang hadir dalam pelatihan tersebut untuk senantiasa mengikuti semua pembinaan yang diadakan di Lapas Lowokwaru kota Malang ini, guna mendapatkan ilmu dan pengetahuan tentang pembinaan bahkan cara menjadi usahawan sukses kelak saat para warga binaan tersebut telah kembali kekeluarga dan masyarakat pada umumnya, Beliau mengatakan pembinaan serta pelatihan pembuatan keripik jamur dan minuman sari apel kini merupakan pembekalan bagi warga binaan lapas yang diharapkan nantinya bisa menjadi bekal ketika keluar dari lembaga pemasyarakatan ini dan bisa mengaplikasikan ilmunya untuk kehidupan sehari-hari dengan niat tulus ingin berubah dan menjadi usahawan sukses nantinya. “Jika hasil dari pelatihan ini bagus dan memenuhi syarat untuk dipasarkan, akan di produksi dan di kembangkan oleh warga binaan pemasyarakatan sendiri di harapkan bisa menjadi pemasukan tersendiri bagi warga binaan yang ikut dalam pelatihan ini imbuh KALAPAS.

Meskipun pada umumnya pembuatan keripik jamur dan minuman sari apel ini membutuhkan ketelatenan dan usaha yang ulet para warga binaanpun mengikuti acara tersebut dengan penuh semangat agar dapat menghasilkan cita rasa yang berbeda dari yang sudah di pasaran selama ini, Warga binaan juga di ajak berdialog dan sesi tanya jawab oleh instruktur yang di datangkan yang berkompeten dalam bidang ini, dengan modal yang sedikit dan dengan melakukan sedikit inovasi akan mendapatkan hasil yang lebih baik dan nilai jual yang tinggi, Kalapas juga meyakin bahwa warga binaannya juga bisa dan mampu untuk membuat keripik jamur dan minuman sari apel seperti yang ada dipasaran saat ini dengan adanya kemauan, niat dan keinginan untuk  BISA.

Dalam acara ini semua Warga Binaan Pemasyarakatan diajarkan bagaimana cara membuat dan memproduksi keripik jamur tiram dan minuman sari apel, mulai dari komposisi bahan yang dibutuhkan, pemotongan, pembuatan, hingga cara pengemasan dari keripik dan minuman sari apel yang telah jadi semua di praktekkan oleh instruktur yang berkompeten dalam pelatihan ini,  seluruh  warga binaan juga di anjurkan untuk ikut andil dan mempraktikkan secara langsung dalam pembuatan keripik dan minuman sari apel pada selasa 10 Juli siang ini.

Pada saat inipula warga binaan Pemasyarakatan sebagian besar sudah memiliki berbagai kreatifitas ketrampilan.Seperti ketrampilan membatik, melukis, mengukir, mebel, konveksi, handycraft,  Serta ada peternakan, pertanian, perbengkelan dan lain sebagainya.

Dengan adanya berbagai macam program pembinaan yang diadakan oleh wali pemasyarakatan di Lapas ini. Farid Junaidi selaku KAPALAS Klas I Malang berharap semua warga binaan pemasyarakatan lebih terampil dan produktif guna menjadii bekal nanti ketika WBP tersebut kembali kekeluarga dan masyarakat .“Mudah-mudahan mereka bisa menjadi pengusaha Sari Apel dan usaha-usaha lainnya yang pernah mereka pelajari pada saat menjadi wargabinaan di Lapas Klas I Malang ini,” Imbuh beliau .

Video Lengkapnya Klik Disini

Dari Lapas Klas I Malang Team Creative Wartapas melaporkan.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *