LOMBA OLAHRAGA DALAM RANGKA MEMPERINGATI HARI BHAKTI PEMASYARAKATAN YANG KE 54
Agustus 29, 2018
3 HARI PELATIHAN HASILKAN 33 USTAD PENGAJAR AL-QUR’AN
Agustus 29, 2018
Show all

Semangat Belajar Warga Binaan Pemasyarakatan Klas I Malang

Semangat Belajar Warga Binaan Pemasyarakatan Klas I Malang

       Belajar dan melanjutkan  sekolah  munkin adalah harapan dari sebagian Warga Binaan dan Anak Binaan di Lapas ini. Tembok dan jeruji sama sekali tak menyurutkan keinginan dan harapan mereka untuk meraih cita, sarana, prasarana dan fasilitaspun dipersiapkan oleh Lembaga Pemasyarakatan bagi Warga Binaan dan Anak Binaan yang putus sekolah yang terjerat kasus pidana yang mereka jalani, 

        Di Lembaga Pemasyarakatan Klas I Malang ini ada tempat yang disebut KPSD,di ruangan ini dilengkapi sarana untuk belajar mengajar dan ada perpustakaan yang dipersiapkan untuk seluruh warga binaan pemasyarakatan yang ingin membaca dan pinjam buku, KPSD ini dijadikan sarana untuk belajar atau meneruskan sekolah bagi WBP Atau bagi anak binaan yang terputus sekolahnya karena terjerat kasus pidana, Kejar paket A, Paket B, dan Kejar Paket C sudah lama diterapkan di ruang KPSD yang dijadikan sarana untuk sekolah dan belajar di Lapas Klas I Malang ini.

Di tempat ini pula setiap pagi mulai jam 07.00 Wib sebagian WBP dan anak binaan Pemasyarakatan berkumpul untuk belajar bersama, sebagian besar dari mereka adalah anak-anak dibawah usia 20 tahun, pengajar dari luar pun didatangkan yang kebanyakan para pengajar itu adalah mahasiswa yang setiap hari tidak kurang dari 5 orang yang datang untuk mengajar, bahkan di KPSD inipula juga dijadikan tempat belajar WBP yang yang tidak pernah sekolah, umurpun tidak jadi penghalang bagi mereka, belajar membaca dan menulis, pelajaran agama, bahkan ada pelajaran bahasa Inggris, sesuai jadwal yang sudah dibuat oleh Wali pemasyarakatan, pada Sabtu tgl 31 maret 2018 kemaren mahasiswa UM memberikan tali asih yang diterima oleh Kasi BIMKEMASY, Bpk.Djoko Waluyo,

      Dengan adanya pembinaan ini dimaksudkan untuk membimbing dan membina warga binaan dan anak binaan yang terputus sekolah, mereka diberi pendidikan yang memadai dan juga diberi kesempatan melanjutkat sekolah untuk meraih cita dan harapan mereka saat menjalani sisa pidana yang mereka jalani, jadi pidana tembok dan jerujipun tak menjadi halangan bagi mereka untuk menjadi sosok yang lebih baik dari sebelumnya, dan ijazahpun dapat mereka peroleh dari sekolah kejar paket dan dari pembinaan yang mereka Jalani.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *