Do’a Bersama Serta Dekralasi Hapus Buta Huruf Al-Qur’an Bagi Warga Binaan Dan Tahanan Dalam Rangka Menyambut Tahun Baru Islam 1440 Hijriah
September 11, 2018
UPACARA HARI DHARMA KARYA DHIKA DENGAN TEMA SINERGI KERJA KAMI PASTI DAN GERAKAN DISIPLIN APARATUR SIPIL NEGARA
Oktober 11, 2018
Show all

Menyambut Tahun Baru Islam 1440. H

Menyambut Tahun Baru Islam 1440. H

Sholawat dan puja- puji syukur di kumandangkan di Pondok Pesantren AT- TAUBAH sejak pagi tadi merayakan tahun baru Islam 1440 H.Pada hari ini tanggal 12 september 2018 Lapas Klas I Malang menyambut tahun baru Islam ini dengan awal acara bersholawat bersama dan di iringi dengan group marawis Al Banjari, lantunan demi lantunan puja – puji syukur mengawali tahun ini berharap segala rohmat-NYA di turunkan serta di beri kelancaran dalam segala hal.

Tidak lupa juga dalam acara ini ada pembacaan ayat suci Al-Quran yang di bacakan oleh Uztad Djoko Mulyono dari group Al Banjari yang kemudian di lanjutkan dengan sambutan Bapak Kalapas Farid Djunaedi S.sos,BC.IP,MH. Beliau berbicara tentang sejarah awal kalender Islam di buat dengan moment yang tepat ketika Nabi Muhammad Berhijrah agar kita selalu mengingat akan adanya perubahan terhadap kita yang dimana kesalahan di masa lalu tidak terulang lagi dengan mengistropeksi diri kita sendiri, siapa kita?, kenapa kita disini? Dan hari ini harus lebih baik dari pada esok” kata bapak Farid Djunaedi selaku Kalapas Klas I Malang.

Sebagai pamungkas acara ini di isi dengan Tausiah dari Bapak Kyai Haji Choirul Anam selaku pimpinan dan pengasuh dari Pondok Pesantren AT-Taubah Lapas Klas I Malang yang bercerita tentang 1 Muharram adalah titik awal kemajuan Islam dan 1 Muharram adalah awal merubah segala yang jelek menjadi baik. Beliau bercerita tentang apa yang ada di dalam Lapas Klas I Malang di pengajian di luar Lapas ketika beliau di undang untuk mengisi tausiah dalam pengajian tersebut dan banyak yang bertanya kepada beliau, benarkah itu bahwa yang di terjadi di dalam Lapas Klas I Malang ada Pondok Pesantren dan beliau membenarkan dan bercerita tentang Pondok pesantren AT-TAUBAH ini dan segala macam kegiatannya. Dalam ceramahnya beliau memberikan sebuah pantun kepada warga binaan “ bis murah di beli pak sajid, alumni penjara di banggakan di masjid” yang dimana beliau menyampaikan kepada warga binaan bahwa sebenarnya warga binaan bukanlah orang yang paling kotor atau hina hanya saja sekarang ini di buka aibnya oleh ALLAH SWT “ Ujar beliau dalam ceramahnya.Acara ini ditutup dengan berdoa bersama secara haru dan memohon minta maaf serta pengampunan dosa kepada ALLAH SWT.

Video Lengkapnya Klik Disini

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *