Pembukaan Pelatihan Konstruksi Tahap II Bagi Peserta WBP Klas I Malang
Oktober 12, 2018
WORKSHOP BRIEF CONSELING DAN IN-DEPTH INTERVIEW PEGAWAI LEMBAGA PEMASYARAKATAN KELAS 1 MALANG
Oktober 23, 2018
Show all

PELATIHAN KONSTRUKSI BANGUNAN TAHAP UJI KOMPETENSI DILAPAS KLAS 1 MALANG

PELATIHAN KONSTRUKSI BANGUNAN TAHAP UJI KOMPETENSI DILAPAS KLAS 1 MALANG

      Kamis, 11 Oktober 2018 pelatihan konstruksi bangunan bagi warga binaan pemasyarakatan klas 1 malang telah memasuki tahap uji kompetensi. Dalam tahap ini para peserta pelatihan konstruksi akan diuji kemampuan dan keterampilannya, baik secara individu maupun secara kelompok.

Dalam tahap ini merupakan tahap lanjutan dari pemberian materi dan praktek pada hari sebelumnya. Saat diuji secara individu, masing-masing peserta dituntut untuk bisa menunjukkan kemampuan dan keterampilannya dalam bidang masing-masing, sedangkan dalam uji kompetensi kelompok, para peserta dikelompokkan yang terdiri dari beberapa orang. Disini bukan hanya kemampuan dan keterampilan yang diuji, melainkan juga kekompakan dan kerjasama didalam kelompok dan individu, para peserta dituntut untuk menjadi yang terbaik dan saling kerjasama didalam kelompok.

Para peserta yang dinilai telah memenuhi syarat dan dinyatakan lulus akan mendapatkan sertifikat.  Pelatihan ini diharapkan para warga binaan dapat meningkatkan kompetensinya dibidang jasa konstruksi dan menjadi bekal mereka di masa mendatang, sehingga kesejahteraan dibidang ekonomi semakin meningkat. Disinilah peran Pemerintah hadir melalui pemerataan pembangunan yang akan menjadi kunci dalam meningkatkan kesejahteraan ekonomi masyarakat.

Pemberian sertifikat keterampilan kelas 3 ini diberikan kepada 150 warga binaan yang telah diuji kompetensinya sebagai tukang batu, tukang kayu dan tukang las.

Warga binaan yang telah mendapatkan sertifikat tetap diberikan ruang praktek, yakni membangun prasarana dan sarana yang ada di sekitar Lapas, bagi mereka yang telah bebas bersyarat, diharapkan pengalaman tersebut dapat dimanfaatkan untuk membangun fasilitas sosial, fasilitas hukum atau pun bekerja di badan usaha lain.

Melalui program ini, bukan hanya untuk memenuhi kewajiban dari UU Jasa Konstruksi No.2 Tahun 2017 tentang kewajiban tenaga kerja konstruksi bersertifikat, tetapi juga dapat meningkatkan kesejahteraan dan taraf hidup para warga binaan pada saat mereka kembali kepada lingkungan sosialnya.

Melalui sertifikasi ini akan memberikan jaminan perlindungan hukum serta meningkatkan kesejahteraan warga binaan pemasyarakatan. Bagi seluruh WBP yang telah tersertifikasi sebagai tenaga kerja konstruksi, mereka akan tercatat dalam sistem database Lembaga Pengembangan Jasa Konstruksi, dan akan menjadi sumber informasi bagi seluruh badan usaha jasa konstruksi yang memerlukan tenaga terampil untuk pembangunan infrastruktur. Dengan demikian, mereka akan mendapatkan kesempatan yang lebih luas untuk mendapatkan pekerjaan, setidaknya pada proyek konstruksi di wilayah terdekat dengan domisilinya masing-masing.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *