Pembinaan Warga Binaan Terorisme di Lembaga Pemasyarakatan Klas 1 Malang
Januari 16, 2019
Dakwah wakhatmil Quran dan pembukaan diklat Da’i oleh kalapas
Januari 19, 2019
Show all

Kunjungan Kegiatan dialog WBP Terorisme dan Korban Di Lapas Klas 1 Malang

Kunjungan Kegiatan dialog WBP Terorisme dan Korban Di Lapas Klas 1 Malang

Kamis, 17 Januari 2019 kunjungan dari direktorat jendral pemasyarakatan (ditjenpas) Bapak Zainal Abidin dan Djumadi Arya serta Himpunan AIDA (Aliansi Indonesia Damai) yang dipimpin Bapak Hasbullah di Lapas Klas 1 Malang. Kunjungan ini dalam perihal memantau keadaan dan kondisi Narapidana terkait kasus terorisme di Lapas klas 1 Malang. Narapidana terkait terorisme di Lapas klas 1 Malang berjumlah 2 orang diantara lain atas nama Azmy Fuadi dan Eka Saputra.

Awalnya rombongan AIDA (Aliansi Indonesia Damai)  memantau Napiter Azmy Fuadi yang kebetulan Azmy sedang sakit, karena pada hari sebelumnya ia melakukan Olahraga yang diforsir. Bapak Arya mengunjungi Azmy dengan didampingi Oleh Kepala bidang Pembinaan Bapak Syukron Hamdani Dan Bapak Siswoyo selaku Wali pembina Napiter. Tak lupa pula hadir salah satu seorang korban dari tindak pidana terorisme Azmy yang biasa dipanggil mas Is, dia mengunjungi Azmy dengan keceriaan meskipun terdapat trauma yang mendalam pada dirinya, akan tetapi itu tidak mengurangi kelembutan hatinya dan memaafkan perbuatan Azmy yang telah lalu, itu semua dapat dilihat saat ia sedang menyuapkan secangkir teh hangat dan memijat kaki Azmy yang sedang sakit

Seusai mengunjungi Azmy para rombongan Langsung menuju Ruang Aula registrasi guna mengunjungi Napiter Eka Saputra. Disana juga dihadiri oleh salah seorang korban dari tindak pidana terorisme Eka, dia Adalah seorang perempuan bernama Nanda, sama seperti halnya korban Azmy, Korban dari Eka saputra sudah tidak mempermasalahkan kejadian yang telah berlalu meskipun kejadian tersebut menjadikan tangannya cacat dan harus menjalani sedemikian proses operasi yang telah dilalui. Silaturrahmi sesama umat muslim harus terus terjaga, setiap manusia pasti memiliki khilaf dan dosa. Eka Saputra sedang menjalani sisa masa pidananya yang hanya tinggal menhitung bulan, karena sekitar bulan Agustus masa pidananya sudah habis dan dia akan bebas. Eka menjalani sisa pidananya dengan rutinitas positif sehari-hari seperti beribadah sholat, mengaji, dan berpuasa senin-kamis.

Dari Lapas Klas 1 Malang, Tim Kreatif Wartapas mewartakan.

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *