DOSEN DAN MAHASISWA UNIVERSITAS NEGERI MALANG AJAK WBP LAPAS KELAS I MALANG PRODUKSI MASKER DAN FACE SHIELD MANDIRI
Oktober 16, 2020
KEJUARAAN TENIS SEMAKIN DEKAT, PTP KEMENKUMHAM JATIM ADAKAN TURNAMEN LATIHAN BERSAMA
Oktober 16, 2020
Show all

HADIRNYA BATIK SHIBORI L’SIMA IKUT MENYUMBANG KEBERAGAMAN KEINDAHAN BATIK NASIONAL

Malang – Jumat (02/10), Tiap tanggal 2 oktober, masyarakat Indonesia memperingati Hari Batik Nasional. Bagaimana sejarah penetapan 2 Oktober sebagai Hari Batik Nasional? Pada 2 Oktober 2009 atau 11 tahun yang lalu, batik ditetapkan sebagai daftar Intangible Cultural Heritage (ICH) UNESCO atau Warisan Budaya Takbenda (WBTb) pada sidang UNESCO di Abu Dhabi. Penetapan itu merupakan yang ketiga kalinya bagi Indonesia setelah keris dan wayang yang terlebih dahulu masuk daftar ICH UNESCO.Pada naskah yang disampaikan ke UNESCO, dikutip dari laman resmi Kemendikbud, batik diartikan sebagai teknik menghias yang mengandung nilai, makna, dan simbol budaya.
.
Pada awal Tahun 2020, Lapas Kelas I Malang membuat trobosan dengan mengadakan pelatihan pembuatan batik dengan teknik Shibori, yaitu teknik celup dari negeri sakura, Jepang yang dilatih oleh BLK Singosari. Kini warga binaan Lapas Malang sudah mahir dan produktif berkarya memproduksi kain batik Shibori. “Teknik Shibori ini kami modifikasi. Para warga binaan juga makin kreatif. Jadi batik yang dihasilkan pun tetap bercorak khas Indonesia.” Ungkap Adi Santosa, Kasie Bimbingan Kerja yang menjadi salah satu pelopor lahirnya Batik Shibori L’SIMA. “Per potong kami jual 80 ribu hingga 200 ribu, tergantung warna dan motifnya. Semakin sulit dan detail, semakin mahal tentunya.” Tambahnya. Kini batik Shibori L’SIMA menjadi cenderamata resmi Lapas I Malang yang paling laris. Selain itu batik Shibori juga digunakan sebagai seragam dinas untuk Hari kamis.
.
Catatan : Foto diambil sebelum pandemi covid-19
.
L’SIMA PASTI APIK !

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *