PETUGAS REGISTRASI JEMPUT BOLA UNTUK BERIKAN HAK WARGA BINAAN
November 11, 2020
ANGGOTA TNI TEMUKAN NARAPIDANA LAPAS MALANG BERKELIARAN DI TMP SUROPATI KOTA MALANG
November 13, 2020
Show all

LARIS MANIS, LEBIH DARI 1000 GORENGAN BUATAN WARGA BINAAN LAPAS MALANG SELALU LUDES TERJUAL TIAP HARINYA

Malang – Kamis (12/11/2020) Gorengan? Tentu nama ini sudah tak asing terdengar di kuping Anda! Semua orang tentu pernah mencicipi makanan tradisional yang digemari sejuta umat ini. Mulai dari anak-anak hingga orang tua sudah pernah merasakan kelezatan dari berbagai jenis gorengan. Gorengan sendiri adalah makanan yang dibuat dengan dicelupkan ke dalam adonan tepung berbumbu lalu digoreng menggunakan minyak panas. Demikian juga halnya di lingkungan Lembaga Pemasyarakatan Kelas I Malang. Setiap hari sekitar 10 sampai 12 orang nampak sibuk membuat adonan, mengiris bahan dan menggoreng gorengan di sudut ruang Bimbingan Kerja Lapas Kelas I Malang. Lebih dari seribu biji gorengan diproduksi setiap hari. Terdapat beragam jenis gorengan seperti yang sering dikonsumsi oleh masyarakat. Mulai dari tahu isi, tempe goreng, tempe menjes, jemblem, wecii, pisang goreng, dan pilus. Beda daerah, beda pula namanya.
.
“Harga yang ditawarkan dari gorengan juga terbilang sangat terjangkau oleh Warga Binaan. Dengan kisaran harga mulai dari Rp. 500 hingga Rp. 1000, berbagai jenis gorengan dapat dinikmati dengan mudahnya oleh warga binaan Lapas I Malang, “ kata Mahrus selaku Kabid Kegiatan Kerja Lapas I Malang.
Kepala Lapas Kelas I Malang, Agung Krisna menyatakan, “Penjualan gorengan memang menjadi sebuah peluang usaha menguntungkan dan sangat menjanjikan. Usaha gorengan menjadi pilihan usaha yang sering dilakoni masyarakat. Karena cukup menjanjikan dengan banyaknya orang yang mencarinya. Dalam menjalankan usaha gorengan memang tak membutuhkan modal yang besar, usaha gorengan modalnya rendah dan untungnya banyak, sehingga nanti diharapkan WBP setelah bebas bisa membuka usaha gorengan sehingga mereka menjadi wirausahawan-wirausahawan baru dan tidak akan mengulangi perbuatannya lagi”. ungkap Kalapas.

(Humas Lapas Kelas I Malang)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *