KUATKAN SINERGI, PEMKOT MALANG HIBAHKAN PERALATAN VIDEO TELECONFERENCE
November 24, 2020
MENPAN-RB DATANGI L’SIMA, ADA APAKAH ?
Desember 5, 2020
Show all

BELAJAR BERSAMA SOAL KOPI DI CAFE JAGONGAN JAIL MALANG


Minggu (29/11/2020) Universitas Muhammadiyah Malang (UMM) bersama Kemenristek BRIN menggelar program pengabdian kepada masyarakat melalui kegiatan Penerapan Teknologi Diseminasikan kepada Masyarakat. Kegiatan tersebut dilaksanakan di Cafe Jagongan Jail (JJ) milik Lapas Kelas I Malang yang terletak di samping rumah dinas Kalapas, kegiatan tersebut dilaksanakan dalam bentuk pendampingan kepada kelompok usaha kopi se-Malang Raya, termasuk kepada personil Jagongan Jail. Lewat model pemberdayaan mulai dari hulu sampai dengan hilir, pertanian kopi di desa yang terus dikembangkan pengolahan dan pemanfaatan sampai dengan branding usaha kopi. . Pelatihan manual brewing kepada pengusaha kopi, “Sebagai kelompok usaha, kami mewakili beberapa Kelompok yang lain merasakan manfaat dari program ini, branding yang dikembangkan salah satunya penguatan kualitas packaging untuk mendapatkan hasil maksimal,” ungkap Pandu Prabowo Pemilik Kopilos sekaligus sebagai penanggung jawab cafe Jagongan Jail. . Pesertanya terdiri beberapa personil mewakili kelompok usaha, mereka diajari cara roasting dan manual brew dengan hasil yang terbaik. Cara packaging yang menarik juga diajarkan sebagai bentuk pelatihan terakhir untuk menentukan arah dan hasil pemasaran. Acara ini juga jadi pembelajaran dan pengalaman yang berharga oleh warga binaan yang bekerja di cafe JJ untuk lebih berkompeten dalam menggeluti bisnis kopi. “Beberapa kegiatan pemberdayaan dari program ini sudah menjadi stimulan pengembangan kelompok usaha kopi terutama dalam hal pengolahan dan branding kemudian akan lebih dikembangkan kembali dengan pendampingan yang lain.” tutur ketua tim pengabdian masyarakat UMM, Rahadi. Minggu (29/11/2020) Universitas Muhammadiyah Malang (UMM) bersama Kemenristek BRIN menggelar program pengabdian kepada masyarakat melalui kegiatan Penerapan Teknologi Diseminasikan kepada Masyarakat. Kegiatan tersebut dilaksanakan di Cafe Jagongan Jail (JJ) milik Lapas Kelas I Malang yang terletak di samping rumah dinas Kalapas, kegiatan tersebut dilaksanakan dalam bentuk pendampingan kepada kelompok usaha kopi se-Malang Raya, termasuk kepada personil Jagongan Jail. Lewat model pemberdayaan mulai dari hulu sampai dengan hilir, pertanian kopi di desa yang terus dikembangkan pengolahan dan pemanfaatan sampai dengan branding usaha kopi. . Pelatihan manual brewing kepada pengusaha kopi, “Sebagai kelompok usaha, kami mewakili beberapa Kelompok yang lain merasakan manfaat dari program ini, branding yang dikembangkan salah satunya penguatan kualitas packaging untuk mendapatkan hasil maksimal,” ungkap Pandu Prabowo Pemilik Kopilos sekaligus sebagai penanggung jawab cafe Jagongan Jail. . Pesertanya terdiri beberapa personil mewakili kelompok usaha, mereka diajari cara roasting dan manual brew dengan hasil yang terbaik. Cara packaging yang menarik juga diajarkan sebagai bentuk pelatihan terakhir untuk menentukan arah dan hasil pemasaran. Acara ini juga jadi pembelajaran dan pengalaman yang berharga oleh warga binaan yang bekerja di cafe JJ untuk lebih berkompeten dalam menggeluti bisnis kopi. “Beberapa kegiatan pemberdayaan dari program ini sudah menjadi stimulan pengembangan kelompok usaha kopi terutama dalam hal pengolahan dan branding kemudian akan lebih dikembangkan kembali dengan pendampingan yang lain.” tutur ketua tim pengabdian masyarakat UMM, Rahadi. Minggu (29/11/2020) Universitas Muhammadiyah Malang (UMM) bersama Kemenristek BRIN menggelar program pengabdian kepada masyarakat melalui kegiatan Penerapan Teknologi Diseminasikan kepada Masyarakat. Kegiatan tersebut dilaksanakan di Cafe Jagongan Jail (JJ) milik Lapas Kelas I Malang yang terletak di samping rumah dinas Kalapas, kegiatan tersebut dilaksanakan dalam bentuk pendampingan kepada kelompok usaha kopi se-Malang Raya, termasuk kepada personil Jagongan Jail. Lewat model pemberdayaan mulai dari hulu sampai dengan hilir, pertanian kopi di desa yang terus dikembangkan pengolahan dan pemanfaatan sampai dengan branding usaha kopi. . Pelatihan manual brewing kepada pengusaha kopi, “Sebagai kelompok usaha, kami mewakili beberapa Kelompok yang lain merasakan manfaat dari program ini, branding yang dikembangkan salah satunya penguatan kualitas packaging untuk mendapatkan hasil maksimal,” ungkap Pandu Prabowo Pemilik Kopilos sekaligus sebagai penanggung jawab cafe Jagongan Jail. . Pesertanya terdiri beberapa personil mewakili kelompok usaha, mereka diajari cara roasting dan manual brew dengan hasil yang terbaik. Cara packaging yang menarik juga diajarkan sebagai bentuk pelatihan terakhir untuk menentukan arah dan hasil pemasaran. Acara ini juga jadi pembelajaran dan pengalaman yang berharga oleh warga binaan yang bekerja di cafe JJ untuk lebih berkompeten dalam menggeluti bisnis kopi. “Beberapa kegiatan pemberdayaan dari program ini sudah menjadi stimulan pengembangan kelompok usaha kopi terutama dalam hal pengolahan dan branding kemudian akan lebih dikembangkan kembali dengan pendampingan yang lain.” tutur ketua tim pengabdian masyarakat UMM, Rahadi.

Humas Lapas Kelas 1 Malang

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *