WARGA BINAAN LAPAS KELAS I MALANG MENGISI KESIBUKAN DENGAN MEMBACA
Juni 14, 2021
LAPAS KELAS I MALANG CIPTAKAN TENAGA KONTRUKSI BANGUNAN HANDAL
Juni 16, 2021
Show all

PENDAMPINGAN PENYUSUNAN RENCANA KERJA TAHUN 2022 OLEH KANWIL KEMENKUMHAM JAWA TIMUR MELAULI ZOOM, DI LAPAS KELAS I MALANG

Malang – Selasa (15/06/21) Kantor Wilayah Kementerian Hukum dan HAM Jawa Timur pada 15 – 17 Juni 2021 menyelenggarakan Rapat Koordinasi Penyusunan Rencana Kerja TA 2022 level satuan kerja melalui Aplikasi Kolaborasi Perencanaan dan Informasi Kinerja Anggaran (KRISNA).

Rencana Kerja (Renja) sangat berperan penting sebagai penunjuk jalannya suatu organisasi. Untuk itu, Kakanwil Krismono memberikan atensi lebih dan mewajibkan seluru kepala satuan kerja untuk terlibat aktif dalam penyusunannya. Hal itu disampaikan Krismono saat membuka kegiatan Pendampingan Penyusunan Rencana Kerja Melalui Aplikasi KRISNA Tahun Anggaran 2022 di Jajaran Kanwil Kumham Jatim dengan Tim Biro Perencanaan Setjen hari ini.

Untuk mempermudah proses penyusunan dan dokumentasi renja, lanjut Krismono, Bappenas, Kemenkeu, KemenPAN-RB dan Kemendagri berkolaborasi menciptakan aplikasi Kolaborasi Perencanaan dan Informasi Kinerja Anggaran atau yang disingkat KRISNA. Tujuannya untuk menciptakan akuntabilitas kinerja kementerian/ lembaga. Yang tentunya akan sangat membantu pihaknya dalam proses pembangunan zona integritas menuju WBK/ WBBM. “Kami memberikan perhatian yang sangat besar terhadap implementasi bisnis proses perencanaan berbasis Teknologi Informasi ini,” tegasnya.

Penyusunan Rencana Kerja ini bertujuan untuk meningkatkan kualitas pembinaan kemandirian kepada narapidana, meningkatkan kualitas produk-produk yang dihasilkan oleh Warga Binaan, meningkatkan manajemen pengelolaan kegiatan industri di Lapas, meningkatkan kepercayaan pasar Nasional maupun Internasional terhadap produk Warga Binaan, menarik minat investor atau mitra kerja untuk bekerjasama dengan Lapas untuk melaksanakan kegiatan industri di Lapas yang melibatkan Warga Binaan, meningkatkan potensi pasar khususnya pasar internal, meningkatkan Pendapatan Negara Bukan Pajak (PNBP) serta meningkatkan kesejahteraan Warga Binaan Lapas Kelas I Malang sebagai bekal yang akan dibawa pada saat bebas.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *