LAPAS KELAS I MALANG CIPTAKAN TENAGA KONTRUKSI BANGUNAN HANDAL
Juni 16, 2021
LAPAS KELAS I MALANG, BUPATI MALANG, DAN BNPT WUJUDKAN KESEJAHTERAAN MASYARAKAT DENGAN FOKUS DIRIKAN KKTN
Juni 17, 2021
Show all

KALAPAS DUKUNG PENUH PEMBENTUKAN KAMPUNG TANGGUH BERSIH NARKOBA DI KABUPATEN MALANG DAN KOTA BATU

Malang – Rabu (16/06/2021) Narkoba merupakan bahaya laten yang perlu kita waspadai bersama. Kalapas Kelas I Malang hari ini menghadiri pembentukan  kampung tangguh Bersih Narkoba di Desa Sengguruh Kecamatan Ngajum Kabupaten Malang. Sedangkan Kabid Pembinaan dan Kabid Keamanan dan Ketertiban menghadiri launching Kampung Tangguh Bersih Narkoba jajaran Polres Batu. Mengingat penghuni kasus Narkoba di Lapas Kelas I Malang juga sudah mencapai 80% dari isi. Kalapas mempunyai tanggung jawab moral juga untuk menekan angka kasus narkoba di Wilayah Malang Raya, dengan mendukung penuh launching Kampung Tangguh Bersih Narkoba di jajaran Polres Malang dan Polres Batu.

Dalam sambutannya Kasat Resnarkoba, yang mewakili Kapolres Malang mengucapkan,” Ucapan terima kasih kepada hadirin yg datang terutama kepada Kalapas yang bisa hadir langsung mendukung penuh launching Kampung Tangguh Bersih Narkoba ini. Kapolres tidak bisa membuka acara dikarenakan persiapan serah terima Kapolres Malang besuk. Maksud dan tujuan Kampung Tangguh Bersih Narkoba lahir dari kiat maraknya kasus pengungkapan dan penangkapan kasus Narkoba di Jawa Timur.  Polda Jatim mengungkap penangkapan sabu-sabu 2,5 ton. Penanganan narkoba harus diberangus dari atas sampai bawah.  Pencegahan, dan penyuluhan bahaya Narkoba bagi kesehatan dan tubuh adalah Tusi Resnarkoba yang lain, selain penindakan, dan  sudah melaksanakan di beberapa daerah untuk menekan angka peredaran.” Ucap Anton Widodo.

Bupati Malang dalam hal ini diwakili oleh Pelaksana Tugas Asisten I, Suwadji menyatakan,” kampung tangguh covid 19 Kabupaten Malang menjadi percontohan nasional, kampung tangguh Bersih Narkoba ini diharapkan juga menjadikan percontohan seluruh Indonesia juga. P4GN sangat penting dimulai dari desa, setiap Desa “BERSINAR” akan membawa penanganan pengendalian dan penyalahgunaan narkoba akan berjalan berjalan maksimal.” Kata Suwadji.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *