Pengertian Kapasitor

Pengertian Kapasitor – Kapasitor biasanya disebut juga dengan nama kondensator. Pengertian kapasitor sendiri seringkali diartikan sebagai suatu komponen elektronika yang pasif dan mempunyai kemampuan untuk menyimpan sebuah muatan listrik dalam beberapa wkatu.

Adapun satuan kapasitas dari sebuah kapasitor umumnya disebut dengan nama farad yang diambil dari nama penemunya yaitu Michael faraday. Penasaran dengan kapasitor selengkapnya?

Yuk simak pembahasan lengkap seputar kapasitor, fungsi dan jenisnya hanya di ulasan yang sudah di tulis lapaskelas1malang.id berikut ini.

Pengertian Kapasitor

Pengertian Kapasitor

secara umum Kapasitor bisa diartikan sebagai suatu komponen yang bisa ditemukan dalam bidang elektronika. Komponen ini mempunyai fungsi dasar sebagai penyimpanan yang ada di  medan listrik di waktu yang cukup terbatas.

Pengertian kapasitor ini secara fungsional hampir sama dengan baterai yang mampu menyimpan arus listrik. Namun kapasitor ini sendiri biasanya mendapat aliran listrik dari baterai. Kapasitor ini sendiri ditemukan sekitar tahun 1791-1867 oleh penemu awalnya yitu Michael Faraday.

Kapasitor umumnya terdiri dari bahan dialek yang terhubung dengan kaki atau pin dari komponen itu sendiri. Kapasitor mempunyai nama lain yaitu kondensator yang diberikan oleh Alessandro Volta yang merupakan orang Itali di tahun 1782

Fungsi Kapasitor

Fungsi Kapasitor

Kapasitor mempunyai fungsi yang cukup penting dalam suatu komponen elektronika. Sifat dasar yang dimiliki kapasitor yaitu kemampuannya dalam menyimpan muatan listri dan arus DC berfungsi sebagai penahan arus listrik

Di sisi lain untuk arus AC kapasitor mempunyai fungsi untuk konduktor atau untuk melewatkan arus listrik. Dalam penerapannya, kapasitor ini juga seringkali dimanfaatkan sebagai filter atau penyaring, perata dari tegangan DC. Selanjutnya hal tersebut digunakan untuk mengubah tegangan AC ke DC

Simak Juga  Pengertian Ide Pokok

Selain itu kapasitor dalam suatu rangkaian juga berfungsi sebagai kopling, penyaring pada rangkaian atau deretan power supply, pembangkir frekuensi dan lain sebagainya.

Jenis-Jenis Kapasitor

Apabila kita melihat dari segi fungsinya, maka kapasitor ini terbagi menjadi dua jenis yaitu kapasitor tetap dan kapasitor tidak tetap. Kedua jenis kapasitor itu nanti masih terbagi lagi menjadi beberapa jenis yang bisa kamu simak selengkapnya dibawah ini:

1. Kapasitor tetap

Kapasitor tetap

Kapasitor tetap merupakan jenis kapasitor yang nilai kapasitasnya tidak bisa diubah-ubah. Selain itu dari awal nilainya juga sudah ditetapkan dnegan sedemikian rupa.

Adapun kapasitor ini mempunyai bentuk dan ukuran yang cukup beragam yang tentunya berbeda, tergantung dari bahan pembuatannya. Kapasitor tetap sendiri dibedakan menjadi dua diantaranya:

a. Kapasitor Polar

Kapasitor polar terbagi menjadi dua jenis yaitu:

  • Kapasitor Elektrolit

merupakan jenis kapasitor dengan dua buah kutub yang terletak pada bagian kakinya. Adapun kaki yang panjang adalah kutub positifnya sebaliknya yang pendek adalah kutub negatif. Pemasangan kapasitor ini harus tepat dan tak boleh terbalik

Apalagi jika kapasitor ini dipasagn pada rangkaian DC berbeda dengan arus AC, pemasangan terbalik pun tidak akan menjadi masalah besar. Kapasitor polar tidak tahan panas jadi sebisa mungkin harus dijauhkan dari apapun yang bersifat panas.

Kapasitor elektrolit ini juga tersedia dengan nilai kapasitas yang cukup besar, bahkan untuk yang paling kecil saja kapasitasnya adalah 0,1 mikrofarrad. Untuk yang paling besar biasanya sekitar 47000 mikrofarrad yang tentunya mahal.

  • Kapsitor Tantalum

Kapasitor tantalum termasuk salah satu jenis kapasitor yang mempunyai tingkat keandalan yang sangat tinggi. Adapun bentuk fisik dari kapasitor ini cukup kecil dengan warna hijau atau merah dan dari segi harga memang mahal.

Simak Juga  Siklus Akuntansi

Meski mahal, tetap saja kapasitor ini banyak digunakan karena keandalannya tersebut. bahkan kapasitor ini juga termasuk salah satu kapasitor yang paling banyak digunakan dalam bidang elektronika

b. Kapasitor Non Polar

Klapasitor non polar terbagi menjadi lima jenis yaitu:

  • Kapasitor Keramik

Bahan pembuatnya yang berasal dari keramik membuat kapasitor ini dinamakan kapasitor keramik. Bentuk dari kapasitor ini sangat beragam. Bahkan jika dilihat dari kestabilan, maka kapasitor ini sangat stabil sehingga cukup sering digunakan

Adapun penulisan dari kapasitansi kapasitor ini umumnya ditulis menggunakan kode warna. Namun pada beberapa ada juga yang langsung ditulis di badan kapasitor dengan angka.

  • Kapasitor Poliester

Kapasitor yang satu ini termasuk jenis kapasitor yang sangat populer dalam penggunaanya di bidang elektronika. Kapasitor Polister terbuat dari bahan plastik dengan bentuk yang cukup kecil dan pilih.

Kapasitor Poliester tidak mempunyai polaritas jadi cara pemasangannya tidaklah sulit dilakukan. adapun kapasitasitansi dari kapasitor ini umumnya dicantumkan menggunakan kode  warna tertentu

  • Kapasitor Mika

Apabila kamu melihat dari namanya tentunya sudah bisa menebak bahan dasar dari kapasitor ini yaitu mika. Kapasitor ini sejak lahir sampai saat ini masih menjadi salah satu favorit.

Adapun salah satu alasannya karena kehandalan dari jenis kapasitor ini. selain itu kapasitor mika juga sangat stabil dan mempunyai toleransi yang cukup rendah

  • Kapasitor Film

kapasitor ini dialektriumnya terbuat dari bahan film. Adapun besarnya kapasitas dari kapasitor ini biasanya dicantumkan menggunakan kode warna yang berupa gelang.

  • Kapasitor Kertas

Sama sepertik kapasitor sebelumnya, kapasitor ini dinamakan kapasitor kertas karena bahan dielektriumnya dari kertas. Kapasitor ini termasuk kapasitor yang sudah lama dan sekarang cukup jarang digunakan bahkan hampir tidak digunakan lagi.

2. Kapasitor Tidak Tetap

Kapasitor Tidak Tetap

Kapasitor tidak tetap dikenal juga dengan nama kapasitor variabel. Kapasitor yang satu ini mempunyai nilai kapasitas yang bisa kamu atur dengan mudah sesuai kebutuhan. Adapun Jenis dari kapasitor ini juga cukup beragam, diantaranya:

  • Kapasitor Varco

Kapasitor varco termasuk salah satu jenis kapasitor yang lebih besar bila dibandingkan dengan jenis kapasitor tetap. Sesuai dengan fisiknya yang besar kapasitas dari kapasitor ini juga sama besarnya dan banyak digunakan di rangkaian yang ukurannya besar.

  • Kapasitor Trimer

Kapasitor Trimen adalah salah satu jenis dari kapasitor variabel yang sudah dikembangkan dengan sedemikian rupa. Kapasitor ini mempunyai ukuran dan kapasitas yang kecil, jadi sesuai bila dipasang pada rangkaian modern

Simak Juga  NPWP

Kapasitor yang satu ini juga dilengkapi preset. Preset sendiri merupakan alat untuk mengatur besarnya kapasitansi dari kapasitor itu sendiri.kapasitor Trimer terbuat dari bahan plastik dan mika untuk dielektriumnya

  • Kapasitor CDS atau Aktif

Perkembangan teknologi yang pesat turut berpengaruh pada berbagai bidang salah satunya dibidang elektronika. Akibatnya banyak sekali komponen baru bermunculan dnegan ukuran yang semakin kecil.

Namun meski ukurannya kecil komponen-komponen tersebut mempunyai beragam fungsi yang lebih unggul jika dibanding sebelumnya. Hal ini juga berlaku untuk komponen kapasitor yang terus mengalami perkembangan hingga ditemukan kapasitor bersifat aktif

Adapun maksut dari bersifat aktif disini adalah komponen tersebut bisa aktif mengalirkan muatan bila sudah terkena cahaya baik itu cahaya matahari ataupun cahaya lainnya seperti lampu.

Komponen yang satu ini banyak sekali dimanfaatkan sebagai sensor di lampu taman dan rangkaian alaram. Selain itu komponen ini juga sering dimanfaakan sebagai saklar otomatis

Apabila melihat dari pengertian kapasitor, maka kita bisa menarik kesimpulan jika komponen ini termasuk komponen penting dalam bidang elektronika. Tak heran jika komponen yang satu ini bisa dengan mudah kita temui di barang-barang elektronik sehari-hari.